topbella

Senin, 05 Maret 2012

Persepsi (dari sudut mana kamu melihat?)

Pada dasarnya setiap manusia mempunyai keinginan untuk merasa nyaman, oleh karena itu manusia akan menciptakan suatu kondisi dimana dia merasa nyaman dan aman untuk berada diposisi itu, walaupun pada kenyataannya setiap manusia memiliki kriteria nyaman tersendiri. naah... perbedaan ini akibat dari PERSEPSI.

Kita semua tau kalau persepsi itu adalah sebuah pandangan, namun secara lebih kompleksnya persepsi itu merupakan suatu pemaknaan akan suatu hal melalui proses penginderaan yang dilatarbelakangi oleh pengetahuan dan pengalaman individu yang berbeda. so...wajar aja setiap orang memiliki persepsi yang berbeda karena setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda juga.
contoh simplenya, ketika 2 orang ditanya definisi cinta menurut mereka, orang pertama akan menjawab cinta itu adalah sebuah reaksi yang membuat kita terobsesi dan merasakan kebencian pada akhirnya. dia menjawab ini karena dulu dia mempunyai pengalaman buruk mengenai cinta. sedangkan orang kedua akan menjawab cinta adalah reaksi yang akan membuatmu bahagia, naahhh itu karena dia merasakan hal tersebut ketika jatuh cinta.
jadi ya... kita harus bisa memahami setiap orang dengan sudut pandang mereka pula agar kesalahpahaman yang sering terjadi bisa dihindari.

persepsi akan menghasilkan suatu perkara rumit yang terkadang sulit untuk dimengerti, karena adanya persepsi hal yang kecil akan menjadi suatu masalah besar. karena itu kita harus sangat memahami persepsi itu sendiri.
persepsi identik dengan asumsi, asumsi berarti anggapan kita, ada 3 asumsi dari sisi sosiologi mengenai manusia dan masyarakat, yaitu :
1. Naturalistis/positifsm
 menurut asumsi ini, mereka beranggapan kalau manusia itu adalah makhluk yang positif, dimana manusia akan hidup teratur, sesuai dengan peraturan yang ada. artinya manusia tunduk kepada aturan yang berlaku. namun pada kenyataannya, kita menemukan banyaknya manusia yang bahkan tidak peduli dengan aturan. so... saya berpendapat bahwa saya tidak setuju dengan asumsi ini.
2. Humanistik/alternatif
 menurut asumsi ini, manusia adalah makhluk yang aktif, sehingga manusia akan membuat aturannya sendiri. karena dengan sikap manusia yang aktif ini, banyaknya muncul konflik yang membuat tatanan hidup menjadi tidak teratur.
3. Evaluatif
 asumsi ini memandang manusia dari sisi naturalistis dan humanistik, dimana manusia akan sering melakukan evaluasi dari aturan yang ada, dan membuat aturan baru mereka. sebagian akan mematuhi dan sebagian lagi tidak. melalui proses ini mereka akan menemukan yang namanya dengan "konsep diri".


Jadi gimana sih persepsi itu terjadi ?
ada 3 tahap bagaimana persepsi itu muncul, yaitu :
1. input : dimana ada stimulus atau informasi yang datang kepada individu
2. proses : stimulus itu akan di proses sesuai dengan pengalaman dan pengetahuan yang ada pada setiap individu
3. output : keluarlah si persepsi itu


ada beberapa contoh gambar yang bisa menggambarkan persepsi , here is...


coba perhatikan gambar ini, apa kalian melihatnya bergerak ?


gambar apa yang kalian lihat ?


berapa banyak kaki gajah yang kalian lihat ?




saya mengambil topik persepsi dengan alasan manusia itu adalah makhluk yang sangat unik dan kompleks. lagi-lagi saya jatuh cinta dengan psikologi, dengan ini saya menyadari bahwa saya berada di suatu posisi yang menuntut saya untuk memahami fenomena yang terjadi dan menjadi agen yang baik dalam bidang saya.


saya yakin dengan pernyataan "manusia adalah makhluk sosial" dimana manusia itu tidak bisa hidup sendiri. manusia akan membutuhkan manusia lain untuk melanjutkan hidupnya.
dari sebelum lahirpun kita membutuhkan ibu untuk mengandung, dan setelah lahir kita juga butuh orang tua untuk memelihara dan membesarkan kita.
coba bayangkan jika setelah lahir kita dibiarkan begitu saja, otomatis hidup kita tidak akan berlangsung lama, satu atau tiga hari kematian pun datang karena kelaparan.


Beberapa hari yang lalu salah seorang teman saya bertanya. "menurut bu psikolog seberapa penting kehadiran seorang pacar itu?" saya berpikir sejenak karena saya pun masih kekurangan ilmu, kemudian saya menjawabnya "setiap manusia itu membutuhkan orang lain untuk berbagi kebahagiaa, kesedihan, cerita, kehangatan, nasihat, dll. orang lain itu bisa berupa orang tua, keluarga, sahabat, atau pacar. tergantung individunya juga dia memilih siapa sebagai orang terdekatnya"


well..bagi saya orang tua adalah posisi tertinggi orang terdekat saya, dilanjutkan oleh keluarga next baru sahabat. tanpa mereka mungkin saya akan mengalami yang namanya schizofrenia (gila) atau stress disorder atau disorder lainnya. yang insyaallah akan saya bahas di waktu yang tepat :)


me and keluarga


me and mama :)


keluarga besar hafda 


me dan para sistaku tercinta :*


me and ninja kids :)




jadi sekarang terserah kalian mau meletakkan pacar itu diposisi yang mana, silahkan memilih dengan konsekuensi ditanggung sendiri. :D

0 komentar:

Poskan Komentar

komentar itu memabangun :)
terimakasih kunjungannya...

About Me

Foto Saya
hafda putri hibatul wahdini
muslim, hafda, minang, psikologi, indonesia :)
Lihat profil lengkapku