topbella

Jumat, 21 September 2012

Apa Kabar Kau Iman?



Malam kembali datang, aku pun kembali ke peraduan. Mengingat kembali segelintir kisah hari ini. 
Tak banyak, 
tapi cukup berharga bagiku. Karena tamparan itu begitu keras terasa, 
yaaa.. lagi-lagi aku tersadar bahwa aku mundur lagi. 

Kemana niatku? Kemana keinginanku untuk terus berada di pangkuanNya?.

Tadi pagi ramai sekali, hilir mudik tak henti, pemuda pemudi penerus bangsa berjalan, ada yang bergerombolan, ada yang sendirian, ada yang berjalan kaki dan ada juga yang memanfaatkan fasilitas yang ada. Aku termasuk orang yang memanfaatkan itu.

Hari ini aku diberi kesempatan untuk berkumpul dengan teman-teman seimanku, yaaa.. sebenarnya setiap minggu kesempatan itu ada, tapi kegiatan lain selalu menjadi halangan bagiku untuk mengingat dan belajar lagi mengenai keimananku. 
Kuputuskan saja aku akan menghadiri keduanya, toh terlambat sedikit untuk rapat tak masalah. Pikirku.

Tamparan itu tepat mengenaiku, ketika pembimbingku menanyakan kabar imanku. 
Apa kabar wahai kamu iman? Tilawahku? Shalatku? Sedekahku? Apa kabar dia belakangan ini? Aku bahkan bingung menemukan alasan kenapa aku bisa lupa dengan tugasku sebagai umatNya. Kesibukanku harusnya tak menjadi halangan. Tapi kenapa itu menjadi alasan yang kuucap. 
Ahh... menyesal, 
aku memang terlalu naif. 
Malu rasanya, setiap kali pertemuan tidak ada kemajuan, maju selangkah, mundur lagi selangkah. Bosan. Tapi aku yang lalai.

Teman...sepertinya aku butuh dongkrak, aku butuh pengingat. 
Yang benar saja, duniawi ini selalu membawaku terbuai, lengah saja sedikit ia menjadi benalu. 
5 menit saja untuk Duha, 10 menit tilawah, 10 menit tahajud, 25 menit saja setiap hari. 
apa salahnya kan? Bahkan aku bisa meluangkan waktu berjam-jam di depan laptop ini.

Kuharap ini tidak terjadi denganmu temaan...
 iman itu memang naik dan turun, tapi tidak ada hal yang mustahil jika Ia menghendaki. Lingkunganmu adalah pengingatmu, semuanya harus berimbang. 
Kaki saja ada 2 biar bisa berjalan sempurna, 
kenapa kita harus punya satu kegiatan atas nama duniawi sedangkan akhirat menantimu yang tak kunjung datang kepadanya.
 Luangkan waktu. Bukalah Al-quran, bangunlah. 
INI JUGA BAGI DIRIKU sendiri yang masih belajar agar tak mundur lagi :)

14 September 2012

4 komentar:

rio febri mengatakan...

emang nya uni dini pengen dongkrak dan pengingat seperti apa ?

Anonim mengatakan...

semoga allah memudahkan orang-orang yang sensntiasa berjalan menujunya.
aminnnnnn

LETS GET YOUR DREAMS mengatakan...

amin

hafda putri hibatul wahdini mengatakan...

lingkungan adalah faktor selain diri sendiri yang akan menentukan menjadi apa kita,
semoga Allah selalu memberi petunjuk

Poskan Komentar

komentar itu memabangun :)
terimakasih kunjungannya...

About Me

Foto Saya
hafda putri hibatul wahdini
muslim, hafda, minang, psikologi, indonesia :)
Lihat profil lengkapku