topbella

Sabtu, 06 April 2013

Detektor

sehubungan dengan akan menikahnya salah satu teman terbaik di kampus, maka saya terinspirasi untuk menulis ini.

bicara mengenai jodoh, memang penuh dengan misteri. namun, ketika misteri itu telah terungkap, seisi bumi bahkan ikut mendoakan. chek this  jika ingin tahu kisah sahabat saya tersebut :)

ini pengalaman pertama saya, mendengar seorang teman menikah. di lingkungan saya yang dulu, jarang sekali orang yang menikah pada usia muda. bahkan ketika saya bercerita kepada sahabat yang lainnya, semuanya ternganga, heran, dan kaget merasa tak percaya. tapi ini lah adanya, Tuhan telah lebih dulu menakdirkan kehidupan berumahtangga kepadanya. InsyaAllah... ketika Dia telah berkata "bertemu" maka bertemula mereka. tidak ada yang tahu bahkan menyadari bahwa seseorang yang dia kenal adalah orang yang akan menemaninya menyempurnakan separuh agama.

ah.. rasanya setiap orang akan merasa iri, tapi semua orang punya waktunya masing-masingnya bukan?

masih berhubungan dengan masalah jodoh, kemaren siang saya bercakap-cakap dengan seorang teman..

A : "jodoh adalah cerminan diri, ketika kita baik maka akan mendapatkan jodoh yang baik pula"
B : "Lantas bagaimana dengan seorang yang baik akhlaknya namun menikah dengan orang yang buruk akhlaknya?"
A : "Allah telah menjanjikan, dan pasti Dia akan menepatinya. terkadang jodoh tidak harus dipertemukan di dunia ini. kalau ada yang kejadian seperti itu, maka kebaikanlah untuk dia, ketika dia menikah dengan orang yang buruk akhlahnya itu merupakan sebuah ujian, ketika dia bisa melewati ujiannya, maka akan naik derajatnya. yang penting, kita berusaha menjadi lebih baik lagi dan lagi. insyaallah jodoh kita yang entah dimana juga berusaha menjadi lebih baik"

Saya bersyukur masih ditempatkan di antara orang-orang yang selalu mengingatkan. mengingatkan bahwa kita bisa meminta, Allah maha memberi bukan?

saya jadi teringat lagu yang ditulis Dewi Lestari...

kubahagia kau telah terlahir di dunia

dan kau ada di antara milyaran manusia
dan kubisa dengan radarku menemukanmu...

seperti yang ummi bilang, radar atau detektor yang paling baik adalah hati. suatu hari nanti, tentunya di waktu yang tepat. Dia akan mengguncangkan detektor kita, memberi isyarat... "dia... dialah orangnya". dan ketika saat itu tiba, tidak ada hal atau apapun yang bisa menghalangi kecuali takdir Allah.

so.. kita tidak perlu mendahului waktunya dengan berhenti di tengah jalan dan menghalangi jalan-jalan berikutnya..

Sekarang nikmati saja perjalanannya, perjalanan menemukan dan ditemukan. hargai perjalanan itu dengan menjaga kehormatan :)



inspired by ummi urfa  :)

1 komentar:

Anonim mengatakan...

jadi pengen menikah muda setelah baca artikel ini.
hahah......

tai bener.. masalah jodoh adalah salah atu hal yang telah di tetapkan oleh allah kepada tiap2 manusia...
jadi tak ada alaan untuk galau atau takut tentng jodoh...
toh dengn takut ataupun ga takut jodoh itu tetap sudah dalam ketetapanny.. jadi mending milih ga takut kan,,, atau milih ga pacaran (karena pacarn adalah gambaran ketakutan seseorang tentang jodoh)

syip.... semoga selalu mengisnpirasi...
tetap di jalan dakwah untuk selalu mengingatkan dan juga siap untuk di ingatkan....

Poskan Komentar

komentar itu memabangun :)
terimakasih kunjungannya...

About Me

Foto Saya
hafda putri hibatul wahdini
muslim, hafda, minang, psikologi, indonesia :)
Lihat profil lengkapku