topbella

Kamis, 09 Januari 2014

Too Much



Vina kembali meneguk cappucino lattenya, kemudian ia kembali asik tenggelam dalam bacaannya. Akhir-akhir ini dia senang sekali pergi ke gerai kopi, berdiam di sana, dan menghabiskan hari dengan bacaan-bacaannya. 

Liburan kuliah memang sedikit membosankan. Di sisi lain, kehadiran Rio yang secara tiba-tiba di hatinya membuat liburannya semakin  membosankan. Vina lelah dengan hatinya.

“Vin... tidak semua perlakukan lelaki itu menunjukkan kalau dia menyukaimu, kamu terlalu melebih-lebihkan. Kamu terlalu mengartikannya lebih”

Lena sudah berkali-kali memperingatkan Vina tentang Rio. Vina tau teori itu, dia bahkan sangat sadar dengan teori itu. Tapi nyatanya, hati tidak sejalan dengan logika. Hati bahkan terlalu egois, dia ingin menang sendiri. Memenangkan keinginannya.

“Terserah kamu Vin, aku sudah mengingatkanmu”.

“iya Lena.. terimakasih sudah mengingatkanku”

Vina kembali tenggelam, tapi tidak ke dalam bacaannya. Ia tenggelam dengan lamunanannya yang mulai meragukan harapannya.

0 komentar:

Poskan Komentar

komentar itu memabangun :)
terimakasih kunjungannya...

About Me

Foto Saya
hafda putri hibatul wahdini
muslim, hafda, minang, psikologi, indonesia :)
Lihat profil lengkapku