topbella

Jumat, 30 November 2012

Si Gadis Pemalu #3

maaf...
aku tidak bisa mengantarmu ke bandara. aku malu.
selamat jalan ya... semoga perjalananmu menyenangkan. sebenarnya tadi aku melihatmu memasukkan kopermu ke bagasi mobil, tapi aku tak berani mengucapkan selamat jalan padamu. lagi-lagi aku malu.

maaf...
aku berdosa karena mengagumimu dalam diamku, harusnya aku lebih menata hidupku dengan pemuda itu. toh, aku sudah menerima pinangannya. tidak seharusnya aku masih memikirkanmu. ah... tapi bukannya sebelum jalur kuning melingkar, kemungkinan itu masih ada?. aku ternyata masih berharap lebih, berharap sebuah keajaiban datang, seperti dongeng-dongeng yang dulu pernah ibu ceritakan padaku.

2 jam setelah keberangkatanmu, aku masih melihat tunanganmu di depan rumah. dia sibuk dengan pekarangan rumahmu, menyiraminya. padahal sudah siang, untuk apa tanaman itu disiram? malah bikin layu bukan? dia tersenyum sebentar kepadaku lalu melanjutkan pekerjaannya, aku semakin yakin dia tidak menyukaiku.

Ibumu datang, dia memelukku.lihatlah, dia memelukku dengan erat, sungguh erat. aku bisa merasakan hangat tubuhnya, dan aku tau bahwa ia menangis, jelas sekali dia menangis karena tubuhnya berguncang.

aku tidak bertanya apa-apa, aku hanya menunggunya bicara. lama terdiam. aku membiarkannya sendiri dengan memperhatikan apa yang terjadi padanya. tampaknya dia sedang memikirkanmu, terlihat saat dia berjalan menuju foto kita. ya.. foto kita, bukan berdua, tapi bertiga bersama sahabatku, sahabat kita Reva.


- bersambung -

Kamis, 29 November 2012

Si Gadis Pemalu #2

malam ini tidak seperti malam-malam biasanya, aku sedih sekarang.

tadi pagi aku melihatmu melingkarkan cincin itu dijari manisnya. cantik sekali.
kamu terlihat gagah dengan jas hitammu, aku selalu berdecak kagum saat kamu mulai menyunggingkan senyuman itu, senyuman yang bisa membuat semua orang terpukau seketika. tapi sayang, bukan aku yang kau senyumi. di depanmu seorang gadis cantik sedang menyambutmu dengan riang, bajunya terlihat indah saat disanding denganmu. aku tidak terlalu mengenalnya, mungkin dia tidak menyukaiku, susah bagiku untuk berbicara dengannya.

aku berada jauh di belakangmu, melihat dengan tabah acara pertunangan kalian. haa... sungguh cepat, di luar bayanganku.

padahal baru kemarin aku memutuskan menerima pinangan pemuda itu. tapi hari ini kamu selangkah lebih maju dariku. semoga bahagia teman.

aku masih saja ingin tahu tentang kamu, ya.. seperti tadi sore aku sengaja datang ke rumahmu untuk memberi semangkuk sup buatanku, mamamu senang sekali saat aku datang, ah... dia selalu pandai memuji. aku tidak sehebat dia dalam memasak.

katanya, besok lusa kamu akan pergi ke Jepang, menyelesaikan tugas sebelum pernikahanmu bulan depan. lagi-lagi aku merasa kamu berlari maju ke depan. hei.. terlalu cepat bukan?

aku iri dengan gadis itu, baru 2 bulan ia mengenalmu, tapi dia mampu meyakinkanmu untuk menghabiskan sisa umurmu bersamanya. aku merasa kalah, bertahun-tahun lamanya sampai akhirnya aku menyadari bahwa aku mencintaimu.

- bersambung -

Rabu, 28 November 2012

Si Gadis Pemalu #1

hei.. selamat malam temanku. sudah lama kita tidak bertemu, saling bercengkrama bertukar pikiran. berarti sudah lama juga aku menyimpan ini. menyimpan rasaku. aku tidak ingin kamu terlalu cepat datang. hahaha ... bukannya aku terlalu percaya diri, tapi aku yakin kamu juga menyimpan rasa yang sama.

sudah hitungan tahun, kini kita sudah beranjak dewasa bukan? tapi aku masih belum siap mengumbar rasa ini. aku masih gadis pemalu.

bagaimana kabarmu? aku senang melihat perkembanganmu yang semakin baik, harapku menjadi lebih. 

kabarku baik-baik saja... sekali lagi aku terlalu percaya diri kalau kamu bertanya tentang kabarku.
tapi ternyata kamu juga pemalu, bahkan untuk bertanya kabar saja  tidak pernah. apa kamu sudah terlalu jauh? aku mulai pesimis.

bertahun-tahun berharap dan tak kunjung jua, aku mulai putus asa. entahlah.. doaku belum terjabah, atau memang kamu bukan yang terbaik?
aku mulai menata hatiku, menata rencana hidupku. pemuda itu datang membawa ribuan harapan baru yang katanya lebih indah.. aku kalut. 


-bersambung-




About Me

Foto Saya
hafda putri hibatul wahdini
muslim, hafda, minang, psikologi, indonesia :)
Lihat profil lengkapku